Contoh Konseling Gizi yang Belum Banyak Diketahui

Apakah Anda mengetahui yang dimaksud dengan konseling gizi? Konseling gizi merupakan sebuah proses dalam memberikan masukan atau dukungan kepada para klien yang ditandai dengan membangun kerja sama antara konselor dan klien agar tercipta rasa saling percaya . Apa saja kerja sama tersebut? Kerjasamanya dalam bentuk menentukan prioritas makanan, gizi, hingga aktivitas fisik yang dilakukan.

Setiap pelaku konseling gizi harus memiliki tanggung jawab untuk mau merawat dirinya sendiri dan mengatasi setiap masalah untuk meningkatkan kesehatan. Singkatnya, konseling gizi memberikan solusi bagi klien tentang permasalahan gizi yang sedang dialami sehingga terjadi kesepakatan untuk mengatur pola makan agar mendukung kesehatan dan kesembuhan pasien.

Mengenal Berbagai Manfaat Melakukan Konseling Gizi

Sesuatu dilakukan tentu karena ada manfaat yang hendak diperoleh. Sama halnya dengan konseling gizi yang memiliki tujuan tertentu dalam kegiatannya. Mengapa seseorang sampai melakukan konseling gizi? Berikut manfaat melakukan konseling gizi, yaitu:

  1. Membantu para klien di dalam menggali berbagai permasalahan  yang berhubungan dengan kesehatan dan gizi yang tengah dihadapi. Mereka akan membantu di dalam mencari solusinya.
  2. Membantu menemukan permasalahan yang bisa menyebabkan terjadinya gangguan gizi di dalam tubuh
  3. Membantu para klien dalam menemukan berbagai solusi untuk permasalahan yang tengah dihadapi tersebut
  4. Membantu para klien dalam proses penyembuhan penyakit melalui perbaikan gizi.

Mengetahui Susunan Perencanaan Konseling Gizi

Ketika para klien melakukan konseling gizi maka terdapat susunan perencanaan yang harus disusun terlebih dahulu. Bagaimana susunan perencanaan gizi tersebut? Berikut susunan perencanaan konseling gizi yang tepat dan biasanya diterapkan di dalam konseling gizi, yaitu:

Pengkajian Kebutuhan Akan zat Gizi Klien

Pada proses ini akan dilakukan perbandingan data yang berhasil di peroleh dari pengumpulan data dan di bandingkan dengan standar baku atau nilai normal sehingga dapat diidentifikasi permasalahannya.  Dengan begitu, akan ditemukan permasalahan yang terjadi dan akan dibantu untuk mencari solusi untuk mengatasinya.

Menetapkan Tujuan

Tujuan dari konseling gizi harus ditetapkan secara jelas, rasional, dan sudah disesuaikan dengan kebutuhan para klien. Selain menetapkan tujuan, pada tahap ini juga akan ditetapkan tentang target waktu yang harus dicapai dalam konseling gizi tersebut hingga masalah bisa berhasil di atasi.

Menetapkan Sasaran Target

Sasaran atau target dalam konseling gizi ini adalah klien dan keluarga besarnya.  Ini menjadi salah satu hal yang penting yang harus diperhatikan agar bisa sesuai dengan tujuan.

Materi Konseling Gizi

Materi yang akan diberikan dalam konseling gizi akan disesuaikan dengan permasalahan klien. Hal ini dimulai dari penjelasan dari yang paling mudah dipahami hingga yang paling rumit dipahami.

Metode Konseling Gizi

Metode yang digunakan dalam konseling gizi adalah penggabungan dari berbagai macam metode pembelajaran, seperti diskusi, tanya jawab, hingga demonstrasi.

Media Konseling Gizi

Media yang digunakan dalam konseling gizi adalah menggunakan media, seperti leaflet atau brosur, food model, contoh menu, dan masih banyak lagi media lainnya.

Konselor dalam konseling gizi akan memberikan masukan kepada klien. Masukan tersebut berhubungan dengan permasalahan yang tengah dihadapi oleh klien. Setiap masukan yang diberikan kepada klien sudah disesuaikan dengan standar yang berlaku. Sehingga, dapat dikatakan bahwa konselor tidak akan memberi saran atau masukan yang menyimpang dari permasalahan yang tengah dihadapi oleh kliennya tersebut.

Untuk bisa mengetahui berbagai informasi mengenai gizi dan kesehatan, Anda bisa klik gizigo.id. Di sini terdapat berbagai informasi yang berkaitan dengan konseling gizi.